• Selasa, 6 Desember 2022

Menteri Agama : Kemenag Adalah Hadiah untuk NU bukan Umat Beragama Keseluruhan

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:57 WIB
Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas saat membuka resmi peringatan Hari Santri 2021.  (nu.or.id)
Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas saat membuka resmi peringatan Hari Santri 2021. (nu.or.id)

PENJEDAR - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menyebut Kementerian Agama (Kemenag) adalah hadiah yang diberikan kepada Nahdlatul Ulama (NU) bukan kepada umat Islam di Indonesia secara menyeluruh.

Pernyataan tersebut keluar dari Gus Yaqut dalam webinar bertajuk "Santri Membangun Negeri" WEBINAR INTERNASIONAL PERINGATAN HARI SANTRI 2021 RMI-PBNU yang disiarkan di YouTube TV9 Official, Sabtu, 23 Oktober 2021.

"Kementerian Agama itu hadiah negara untuk NU secara khusus, bukan untuk umat Islam secara umum, tapi spesifik untuk NU," kata Gus Yaqut, seperti dilihat Pikiran-rakyat.com.

Awalnya, Gus Yaqut bercerita bahwa ada perdebatan kecil di Kementerian soal sejarah dan asal usul Kemenag.

Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional, Dokter Telah Berperan Banyak pada Pandemi Covid 19

"Ada perdebatan kecil di Kementerian, ketika mendiskusikan soal Kementerian Agama, saya berkeinginan untuk mengubah tagline atau logo Kementerian Agama, tagline Kementerian Agama itu kan ikhlas beramal, saya bilang nggak ada ikhlas kok ditulis gitu, namanya ikhlas itu dalam hati, ikhlas kok ditulis, ya ini menunjukkan nggak ikhlas saya bilang," katanya.

"Nggak ikhlas itu artinya mungkin kalau ada bantuan minta potongan itu nggak ikhlas, kelihatannya bantu tapi minta potongan tapi nggak ikhlas, nah ikhlas beramal itu nggak bagus, nggak pas saya bilang. Kemudian berkembang perdebatan itu menjadi sejarah asal usul Kementerian Agama," imbuh Gus Yaqut.

Gus Yaqut bercerita perdebatan berkembang menjadi asal usul Kemenag. Ia membeberkan bahwa kemenag harus melindungi semua umat beragama. Namun, ternyata ada orang yang tidak setuju karena kementerian agama itu adalah hadiah negara untuk umat Islam.

Baca Juga: Toyota Astra Motor Prediksi Penjualan Mobil Tahun 2021 Tembus 800 Ribu Kendaraan

“Saya bantah, “bukan!” Kementerian Agama itu hadiah negara untuk NU secara khusus, bukan untuk umat Islam secara umum, tapi spesifik untuk NU. Nah, jadi wajar kalau sekarang NU itu memanfaatkan banyak peluang yang ada di Kementerian Agama,” ujar Menag Gus Yaqut.

Halaman:

Editor: Muhammad Abdul Qoni Akmaluddin

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erling Haaland Akan Jadi Pemain Termahal Di Dunia

Minggu, 28 November 2021 | 21:38 WIB

Ralf Rangnick Mata Duitan – Nikolai Naumov

Jumat, 26 November 2021 | 17:14 WIB
X